Book

Optimalisasi Pengelolaan SP 06 LHR dengan Memanfaatkan Kotoran Sapi sebagai Pengganti Kapur

Penulis:
Yoga Maula Nugraha
Sekar Jatiningtyas
Panji Satrio
Adi Rachmani
Aris Subagyo

PT Multi Harapan Utama selalu mengembangkan untuk menjadi perusahaan berbasis energi ramah lingkungan. Salah satu upaya dalam mewujudkan usaha berbasis energi ramah lingkungan yaitu melalui penerapan program yang menunjang dalam Efisiensi Air dan Penurunan Beban Air Limbah di sekitar lokasi operasional PT Multi Harapan Utama. Salah satu langkah yang dilakukan dalam upaya Efisiensi Air dan Penurunan Beban Air Limbah adalah melalui Program Optimalisasi Pengelolaan SP 06 LHR dengan Memanfaatkan Kotoran Sapi sebagai Pengganti Kapur.

Optimasi Metode Refueling Dan Pemanfaatan Program DCM Untuk Menurunkan Fuel Consumption Pada Unit Hauler 777D/E

Penulis:
Arif Rochman Syahid
Sekar Jatiningtyas
Panji Satrio
Adi Rachmani
Aris Subagyo

PT Multi Harapan Utama selalu mengembangkan untuk menjadi perusahaan berbasis energi ramah lingkungan. Salah satu upaya dalam mewujudkan usaha berbasis energi ramah lingkungan yaitu melalui penerapan program yang menunjang dalam efisiensi energi di sekitar lokasi operasional PT Multi Harapan Utama. Salah satu langkah yang dilakukan dalam upaya efisiensi energi adalah melalui Program Optimasi Metode Refueling dan Pemanfaatan Program DCM untuk Menurunkan Fuel Consumption Pada Unit Hauler 777D/E di PT Multi Harapan Utama.

Substitusi Fuel Menggunakan Oli Bekas Untuk ANFO serta Emulsion Pada Aktivitas Peledakan Tambang Terbuka

Penulis:
Arzano Rohmahendi
Sekar Jatiningtyas
Panji Satrio
Adi Rachmani
Aris Subagyo

PT Multi Harapan Utama selalu mengembangkan untuk menjadi perusahaan berbasis energi ramah lingkungan. Salah satu upaya dalam mewujudkan usaha berbasis energi ramah lingkungan yaitu melalui penerapan program yang menunjang dalam pengelolaan limbah B3 di sekitar lokasi operasional PT Multi Harapan Utama. Salah satu langkah yang dilakukan dalam upaya pengelolaan limbah B3 adalah melalui Program Substitusi Fuel Menggunakan Oli Bekas Untuk ANFO serta Emulsion Pada Aktivitas Peledakan Tambang Terbuka di PT Multi Harapan Utama.

Pemanfaatan EBT dari PLTS untuk Sumber Energi Alternatif Pada Aktivitas di Loa Kulu Coal Terminal (LKCT)

Penulis:
Dani Septianto
Sekar Jatiningtyas
Panji Satrio
Adi Rachmani
Aris Subagyo

PT Multi Harapan Utama selalu mengembangkan untuk menjadi perusahaan berbasis energi ramah lingkungan. Salah satu upaya dalam mewujudkan usaha berbasis energi ramah lingkungan yaitu melalui penerapan program yang menunjang dalam pengendalian pencemaran udara di sekitar lokasi operasional PT Multi Harapan Utama. Salah satu langkah yang dilakukan dalam upaya pengendalian pencemaran udara adalah melalui Program Pemanfaatan EBT dari PLTS Untuk Sumber Alternatif Pada Loa Kulu Coal Terminal (LKCT) di PT Multi Harapan Utama.

Rabuk Pulai – Sustainable Resource Management

Penulis:
Rantau Wahana Putra
Sekar Jatiningtyas
Panji Satrio
Adi Rachmani
Aris Subagyo

PT Multi Harapan Utama selalu mengembangkan untuk menjadi perusahaan berbasis energi ramah lingkungan. Salah satu upaya dalam mewujudkan usaha berbasis energi ramah lingkungan yaitu melalui penerapan program yang menunjang dalam pengelolaan limbah Non-B3 di sekitar lokasi operasional PT Multi Harapan Utama. Salah satu langkah yang dilakukan dalam upaya pengelolaan limbah Non-B3 adalah melalui Program Rabuk Pulai di PT Multi Harapan Utama.

Konservasi Ex-situ Rusa Sambar (Cervus Unicolor) di Loa Kulu – Pelestarian Keanekaragaman Hayati

Penulis:
Andi Wijayanto
Sekar Jatiningtyas
Panji Santrio
Adi Rachmani
Aris Subagyo

PT Multi Harapan Utama selalu mengembangkan untuk menjadi perusahaan berbasis energi ramah lingkungan. Salah satu upaya dalam mewujudkan usaha berbasis energi ramah lingkungan yaitu melalui penerapan program yang menunjang dalam Pelestarian Keanekaragaman Hayati di sekitar lokasi operasional PT Multi Harapan Utama. Salah satu langkah yang dilakukan dalam upaya Pelestarian Keanekaragaman Hayati adalah melalui Program Konservasi Ex-situ Rusa Sambar (Cervus Unicolor) Loa Kulu di PT Multi Harapan Utama.

Satwa Dilindungi Di Wana Wisata Gunung Puntang Bandung

PENULIS :

  • Adi Firmansyah
  •   Tiara Rahmawati
  • Wahyuni Hardiyanti
  • Sekar Proboningrum
  • Widya Yulastri
  •  Aufan Asidqi
  • M. Hasbi Ash S.

Kawasan Wana Wisata Gunung Puntang terdapat dalam wilayah pengelolaan Perum Perhutani Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Banjaran, dengan luas area pengelolaan seluas 22,61. Hasil pemantauan keanekaragaman hayati tahun 2023 di kawasan Gunung Puntang ditemukan 29 jenis sebanyak 190 individu kupu-kupu dari lima famili yaitu Pieridae (5 jenis), Papilionidae (6 jenis), Nymphalidae (13 jenis), Lycaenidae (4 jenis), dan Hesperiidae (1 jenis). Kupu-kupu dengan jumlah individu terbanyak yaitu 14 individu. Jenis satwa yang dilindungi di Wana Wisata Gunung Puntang terdapat 3 jenis yaitu kupu-kupu Raja Helena (Troides helena), burung Elang Ular Bido (Spilornis cheela) dan Burung Alap-Alap Sapi (Falco moluccensis). Ketiga satwa ini termasuk ke dalam daftar satwa yang dilindungi secara Nasional berdasarkan Permen LHK Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 dan secara internasional melalui instrumen CITES. T. helena hampir dapat ditemui di semua ketinggian tempat terutama di ketinggian 200-1.500 m pada berbagai tipe habitat hutan bahkan kadangkadang terlihat di pedesaan dan taman kota. Kupu-kupu ini sering terlihat hinggap lebih lama pada bunga tumbuhan(Nakanishi 2004). Pada umumnya kelimpahan kupukupu betina diketahui lebih banyak dibandingkan dengan kupu-kupu jantan(Corbet 1992).

Pengembangan Danau Toba untuk Budidaya Perikanan dan Pariwisata Internasinal (Potensi Ekonomi dan Konflik)

Penulis:
Dahri Tanjung
Manuntun Parulian Hutagaol
Kukuh Nirmala
Yuni Puji Hastuti
Yulia Puspadewi Wulandari
Agit Kriswantriyono

Ketebalan : 60 halaman

Ukuran buku : A5 (21 cm x 14,8 cm)

Kualitas air Danau Toba sudah menurun selama lima tahun terakhir. Sekarang status tropik perairannya telah berubah dari mesotropik menuju eutropik. Bukan hanya KJA, tetapi semua klaster sumber pencemaran yang ada berkontribusi pada perubahan buruk tersebut. Kontribusi yang paling tinggi diberikan oleh klasterhotel dan pemukiman. Dengan demikian penutupan KJA saja tidak akan pernah membuat status tropik perairan Danau Toba lebih baik.

Secara teknis perbaikan status tropik danau menuju Oligotropik sebagaimana yang diharapkan dalam SK Gubsu tersebut hampir tidak dapat diwujudkan. Karenaupaya untuk mencapaioligotropik diperkirakan sungguhsangat sulit. Disampingitu bila status perairannya Oligotropik maka secarahukum segala kegiatanekonomi, termasuk pariwisata dan KJA tidak boleh dilakukan di atas Danau Toba. Kegiatan ekonomi hanya dibolehkan di dalam danau yang perairannya Mesotropik. Di perairan Mesotropik industri wisata dan usaha KJA dibolehkan berdampingan di Danau Toba.

PENGEMBANGAN NANOSELULOSA BAKTERIAL UNTUK BIDANG KESEHATAN

Penulis:
Heni Rachmawati
Juniar Kalpika Resmi
Safira P.Dewi
Amirah Adlia

Ketebalan : 60 halaman

Ukuran buku : A5 (21 cm x 14,8 cm)

Nanoselulosa adalah salah satu biomaterial baru yang kini mulai banyak digunakan. Kelimpahan sumbernya di alam menjadi salah satu keunggulan dari biomaterial ini. Ide ini dipelopori oleh temuan “Xyloidine” melalui proses nitrasi selulosa yang kini disebut sebagai nitroselulosa. Mulanya, selulosa disintesis dari tanaman dengan tujuan agar diperoleh selulosa yang ramah lingkungan. Namun metode ini mengalami resiko deforestasi yang tinggi sehingga disintesis secara in vitro dengan cara polimerisasi enzimatik.

Berdasarkan pendekatan prospektif terhadap beberapa subjek nanoselulosa, berbagai laboratorium telah terlibat dalam perkembangan produk biomaterial ini yang saat ini hampir sesuai untuk aplikasi industri, meskipun beberapa langkah penting masih harus diatasi dan layak untuk ditinjau.