Categories
Published

SATWA DILINDUNGI DI WANA WISATA GUNUNG PUNTANG BANDUNG

PENULIS :

  • Adi Firmansyah
  •  Tiara Rahmawati
  • Wahyuni Hardiyanti
  • Sekar Proboningrum
  • Widya Yulastri
  •  Aufan Asidqi
  • M. Hasbi Ash S.

Ketebalan : 50 Halaman

Ukuran Buku : A5 (21 cm x 14,8 cm ) Harga : Rp. 100.000

ISBN : Dalam Proses

Kawasan Wana Wisata Gunung Puntang terdapat dalam wilayah pengelolaan Perum Perhutani Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Banjaran, dengan luas area pengelolaan seluas 22,61. Hasil pemantauan keanekaragaman hayati tahun 2023 di kawasan Gunung Puntang ditemukan 29 jenis sebanyak 190 individu kupu-kupu dari lima famili yaitu Pieridae (5 jenis), Papilionidae (6 jenis), Nymphalidae (13 jenis), Lycaenidae (4 jenis), dan Hesperiidae (1 jenis). Kupu-kupu dengan jumlah individu terbanyak yaitu 14 individu. Jenis satwa yang dilindungi di Wana Wisata Gunung Puntang terdapat 3 jenis yaitu kupu-kupu Raja Helena (Troides helena), burung Elang Ular Bido (Spilornis cheela) dan Burung Alap-Alap Sapi (Falco moluccensis). Ketiga satwa ini termasuk ke dalam daftar satwa yang dilindungi secara Nasional berdasarkan Permen LHK Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 dan secara internasional melalui instrumen CITES. T. helena hampir dapat ditemui di semua ketinggian tempat terutama di ketinggian 200-1.500 m pada berbagai tipe habitat hutan bahkan kadangkadang terlihat di pedesaan dan taman kota. Kupu-kupu ini sering terlihat hinggap lebih lama pada bunga tumbuhan(Nakanishi 2004). Pada umumnya kelimpahan kupukupu betina diketahui lebih banyak dibandingkan dengan kupu-kupu jantan(Corbet 1992). Aktivitas terbang dari kupu-kupu ini sangat tinggi seperti T. amphyrsus dan terkandang juga terlihat sering turun ke cabang-cabang pohon dan semaksemak yang lebih rendah(Butterfly Corner 2015). Kupu-kupu ini tersebar luas, namun lebih menyukai kawasan hutan(Kunte 2006). Walaupun keberadaan populasi alaminya belum mengkhawatirkan dengan status belum terancam punah (Least concerned), namun karena permintaan spesimennya yang tinggi, menyebabkan spesies ini dikategorikan dalam apendiks II CITES yang dilarang untuk diperdagangkan(IUCN 2021). Elang-ular bido dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama Crested serpent-eagle. Berdasarkan klasifikasi, Elang-ular bido termasuk Filum: Chordata, Kelas: Aves, Ordo: Falconiformes, Famili: Accipitridae, Subfamili: Circaetinae, Genus: Spilornis, Spesies: Spilornis cheela Latham, 1790 (Lerner, 2005). Elang-ular bido memiliki ukuran tubuh dengan panjang 50–74 cm, rentang sayap 109-169 cm dan berat tubuh 420–1800 gram. Tubuhnya berwarna gelap. Individu dewasa pada bagian atas berwarna cokelat abu-abu gelap, tubuh bagian bawah berwarna cokelat. Perut, sisi tubuh dan lambungnya berbintik-bintik putih, terdapat garis abu-abu lebar di tengah garis-garis hitam pada ekor. Ciri khasnya adalah kulit kuning tanpa bulu di antara mata dan paruh. Saat terbang terlihat garis putih lebar pada ekor dan garis putih pada pinggir belakang sayap. Individu remaja mirip dengan dewasa, tetapi lebih cokelat dan lebih banyak warna putih pada bulu. Iris mata berwarna kuning, paruh cokelat abu-abu, kaki berwarna kuning. (Prawiradilaga dkk., 2003). Tubuh Alap-alap Sapi berukuran kecil, panjang tubuhnya sekitar 30 cm. Sedikit lebih besar dibanding tubuh Alap-alap Macan. Ciri-ciri burung jantan yaitu tubuh bagian atas berwarna coklat gelap. Mahkota dan tubuh bagian atas memiliki warna kekuningan, bergaris dan bintik hitam tebal. Tubuh bagian bawah kuning suram dengan coretan hitam tebal. Bulu ekor berwarna abu-abu kebiruan, ujung ekor putih dengan garis hitam lebar di sub-terminal. Ciri-ciri burung betina yaitu ukuran tubuh lebih besar dibanding jantan. Iris berwarna coklat, paruh abu-abu kebiruan, ujung hitam, sera kuning. Habitat burung Alap-alap sapi ada di daerah terbuka atau perkotaan dengan pepohonan, kebun-kebun, daerah perkotaan. Ditemukan hinga ketinggian 2.200 m dpl, secara kebetulan pernah tercatat di ketinggian 2.800 m dpl.

Categories
Published

SATWA DILINDUNGI DI WANA WISATA GUNUNG PUNTANG BANDUNG

PENULIS :

  • Adi Firmansyah
  • Tiara Rahmawati
  • Wahyuni Hardiyanti
  • Sekar Proboningrum
  • Widya Yulastri
  •  Aufan Asidqi
  • M. Hasbi Ash S.

Ketebalan : 50 Halaman

Ukuran Buku : A5 (21 cm x 14,8 cm ) Harga : Rp. 100.000

ISBN : Dalam Proses

Kawasan Wana Wisata Gunung Puntang terdapat dalam wilayah pengelolaan Perum Perhutani Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Banjaran, dengan luas area pengelolaan seluas 22,61. Hasil pemantauan keanekaragaman hayati tahun 2023 di kawasan Gunung Puntang ditemukan 29 jenis sebanyak 190 individu kupu-kupu dari lima famili yaitu Pieridae (5 jenis), Papilionidae (6 jenis), Nymphalidae (13 jenis), Lycaenidae (4 jenis), dan Hesperiidae (1 jenis). Kupu-kupu dengan jumlah individu terbanyak yaitu 14 individu. Jenis satwa yang dilindungi di Wana Wisata Gunung Puntang terdapat 3 jenis yaitu kupu-kupu Raja Helena (Troides helena), burung Elang Ular Bido (Spilornis cheela) dan Burung Alap-Alap Sapi (Falco moluccensis). Ketiga satwa ini termasuk ke dalam daftar satwa yang dilindungi secara Nasional berdasarkan Permen LHK Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 dan secara internasional melalui instrumen CITES. T. helena hampir dapat ditemui di semua ketinggian tempat terutama di ketinggian 200-1.500 m pada berbagai tipe habitat hutan bahkan kadangkadang terlihat di pedesaan dan taman kota. Kupu-kupu ini sering terlihat hinggap lebih lama pada bunga tumbuhan(Nakanishi 2004). Pada umumnya kelimpahan kupukupu betina diketahui lebih banyak dibandingkan dengan kupu-kupu jantan(Corbet 1992). Aktivitas terbang dari kupu-kupu ini sangat tinggi seperti T. amphyrsus dan terkandang juga terlihat sering turun ke cabang-cabang pohon dan semaksemak yang lebih rendah(Butterfly Corner 2015). Kupu-kupu ini tersebar luas, namun lebih menyukai kawasan hutan(Kunte 2006). Walaupun keberadaan populasi alaminya belum mengkhawatirkan dengan status belum terancam punah (Least concerned), namun karena permintaan spesimennya yang tinggi, menyebabkan spesies ini dikategorikan dalam apendiks II CITES yang dilarang untuk diperdagangkan(IUCN 2021). Elang-ular bido dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama Crested serpent-eagle. Berdasarkan klasifikasi, Elang-ular bido termasuk Filum: Chordata, Kelas: Aves, Ordo: Falconiformes, Famili: Accipitridae, Subfamili: Circaetinae, Genus: Spilornis, Spesies: Spilornis cheela Latham, 1790 (Lerner, 2005). Elang-ular bido memiliki ukuran tubuh dengan panjang 50–74 cm, rentang sayap 109-169 cm dan berat tubuh 420–1800 gram. Tubuhnya berwarna gelap. Individu dewasa pada bagian atas berwarna cokelat abu-abu gelap, tubuh bagian bawah berwarna cokelat. Perut, sisi tubuh dan lambungnya berbintik-bintik putih, terdapat garis abu-abu lebar di tengah garis-garis hitam pada ekor. Ciri khasnya adalah kulit kuning tanpa bulu di antara mata dan paruh. Saat terbang terlihat garis putih lebar pada ekor dan garis putih pada pinggir belakang sayap. Individu remaja mirip dengan dewasa, tetapi lebih cokelat dan lebih banyak warna putih pada bulu. Iris mata berwarna kuning, paruh cokelat abu-abu, kaki berwarna kuning. (Prawiradilaga dkk., 2003). Tubuh Alap-alap Sapi berukuran kecil, panjang tubuhnya sekitar 30 cm. Sedikit lebih besar dibanding tubuh Alap-alap Macan. Ciri-ciri burung jantan yaitu tubuh bagian atas berwarna coklat gelap. Mahkota dan tubuh bagian atas memiliki warna kekuningan, bergaris dan bintik hitam tebal. Tubuh bagian bawah kuning suram dengan coretan hitam tebal. Bulu ekor berwarna abu-abu kebiruan, ujung ekor putih dengan garis hitam lebar di sub-terminal. Ciri-ciri burung betina yaitu ukuran tubuh lebih besar dibanding jantan. Iris berwarna coklat, paruh abu-abu kebiruan, ujung hitam, sera kuning. Habitat burung Alap-alap sapi ada di daerah terbuka atau perkotaan dengan pepohonan, kebun-kebun, daerah perkotaan. Ditemukan hinga ketinggian 2.200 m dpl, secara kebetulan pernah tercatat di ketinggian 2.800 m dpl.

Categories
Published

PEMBINAAN KESADARAN BELA NEGARA

PENULIS :

  • Dr. Alim Setiawan Slamet, S.TP, M.Si,
  • Dr. Beginer Subhan, S.Pi, M.Si,
  • Dr. Ujang Suwarna, S.Hut, M.Sc, F.Trop,
  • Dr. Handian Purnawangsa, S.Hut, M.Si,
  • Dr. Yusalina, M.Si,
  • Rici Tri Harpin Pranata, S.Kpm, M.Si,
  • Rudi Jamil, Koswara, S.E,
  • M. Khasanul Khuluq, S.Pt,
  • Salsabil Nisa Nurindra Putri

Ketebalan : 49 Halaman

Ukuran Buku : A5 (21 cm x 14,8 cm ) Harga 80.000

ISBN : Dalam Proses

Pembinaan kesadaran bela negara bagi mahasiswa baru sebagai upaya untuk mengaktualisasikan nilai-nilai bela negara kepada mahasiswa baru demi terwujud sikap dan perilaku bela negara kepada mahasiswa yang mendukung sistem pertahanan negara dengan berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Categories
Published

SATWA DILINDUNGI DI WANA WISATA GUNUNG PUNTANG

PENULIS :

  • Adi Firmansyah
  •   Tiara Rahmawati
  • Wahyuni Hardiyanti
  • Sekar Proboningrum
  • Widya Yulastri
  •  Aufan Asidqi
  • M. Hasbi Ash S.

Ketebalan : 61 Halaman

Ukuran Buku : A5 (21 cm x 14,8 cm ) Harga : Rp. 100.000

ISBN : Dalam Proses

Kawasan Wana Wisata Gunung Puntang terdapat dalam wilayah pengelolaan Perum Perhutani Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Banjaran, dengan luas area pengelolaan seluas 22,61. Hasil pemantauan keanekaragaman hayati tahun 2023 di kawasan Gunung Puntang ditemukan 29 jenis sebanyak 190 individu kupu-kupu dari lima famili yaitu Pieridae (5 jenis), Papilionidae (6 jenis), Nymphalidae (13 jenis), Lycaenidae (4 jenis), dan Hesperiidae (1 jenis). Kupu-kupu dengan jumlah individu terbanyak yaitu 14 individu. Jenis satwa yang dilindungi di Wana Wisata Gunung Puntang terdapat 3 jenis yaitu kupu-kupu Raja Helena (Troides helena), burung Elang Ular Bido (Spilornis cheela) dan Burung Alap-Alap Sapi (Falco moluccensis). Ketiga satwa ini termasuk ke dalam daftar satwa yang dilindungi secara Nasional berdasarkan Permen LHK Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 dan secara internasional melalui instrumen CITES. T. helena hampir dapat ditemui di semua ketinggian tempat terutama di ketinggian 200-1.500 m pada berbagai tipe habitat hutan bahkan kadangkadang terlihat di pedesaan dan taman kota. Kupu-kupu ini sering terlihat hinggap lebih lama pada bunga tumbuhan(Nakanishi 2004). Pada umumnya kelimpahan kupukupu betina diketahui lebih banyak dibandingkan dengan kupu-kupu jantan(Corbet 1992). Aktivitas terbang dari kupu-kupu ini sangat tinggi seperti T. amphyrsus dan terkandang juga terlihat sering turun ke cabang-cabang pohon dan semaksemak yang lebih rendah(Butterfly Corner 2015). Kupu-kupu ini tersebar luas, namun lebih menyukai kawasan hutan(Kunte 2006). Walaupun keberadaan populasi alaminya belum mengkhawatirkan dengan status belum terancam punah (Least concerned), namun karena permintaan spesimennya yang tinggi, menyebabkan spesies ini dikategorikan dalam apendiks II CITES yang dilarang untuk diperdagangkan(IUCN 2021). Elang-ular bido dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama Crested serpent-eagle. Berdasarkan klasifikasi, Elang-ular bido termasuk Filum: Chordata, Kelas: Aves, Ordo: Falconiformes, Famili: Accipitridae, Subfamili: Circaetinae, Genus: Spilornis, Spesies: Spilornis cheela Latham, 1790 (Lerner, 2005). Elang-ular bido memiliki ukuran tubuh dengan panjang 50–74 cm, rentang sayap 109-169 cm dan berat tubuh 420–1800 gram. Tubuhnya berwarna gelap. Individu dewasa pada bagian atas berwarna cokelat abu-abu gelap, tubuh bagian bawah berwarna cokelat. Perut, sisi tubuh dan lambungnya berbintik-bintik putih, terdapat garis abu-abu lebar di tengah garis-garis hitam pada ekor. Ciri khasnya adalah kulit kuning tanpa bulu di antara mata dan paruh. Saat terbang terlihat garis putih lebar pada ekor dan garis putih pada pinggir belakang sayap. Individu remaja mirip dengan dewasa, tetapi lebih cokelat dan lebih banyak warna putih pada bulu. Iris mata berwarna kuning, paruh cokelat abu-abu, kaki berwarna kuning. (Prawiradilaga dkk., 2003). Tubuh Alap-alap Sapi berukuran kecil, panjang tubuhnya sekitar 30 cm. Sedikit lebih besar dibanding tubuh Alap-alap Macan. Ciri-ciri burung jantan yaitu tubuh bagian atas berwarna coklat gelap. Mahkota dan tubuh bagian atas memiliki warna kekuningan, bergaris dan bintik hitam tebal. Tubuh bagian bawah kuning suram dengan coretan hitam tebal. Bulu ekor berwarna abu-abu kebiruan, ujung ekor putih dengan garis hitam lebar di sub-terminal. Ciri-ciri burung betina yaitu ukuran tubuh lebih besar dibanding jantan. Iris berwarna coklat, paruh abu-abu kebiruan, ujung hitam, sera kuning. Habitat burung Alap-alap sapi ada di daerah terbuka atau perkotaan dengan pepohonan, kebun-kebun, daerah perkotaan. Ditemukan hinga ketinggian 2.200 m dpl, secara kebetulan pernah tercatat di ketinggian 2.800 m dpl.

Categories
Published

Program Sarana Air Bersih MHU Untuk Masyarakat

Penulis:
Andi Wijayanto
Panji Bangun
Muslim Gunawan
Yonathan Bagus
Wijayono Sarosa

Ketebalan : 59 halaman

Ukuran buku : A5 (21 cm x 14,8 cm)

Sinopsis :

PT Multi Harapan Utama selalu mengembangkan untuk menjadi perusahaan berbasis energi ramah lingkungan. Salah satu upaya dalam mewujudkan usaha berbasis energi ramah lingkungan yaitu melalui penerapan program yang menunjang dalam pemberdayaan masyarakat di sekitar lokasi PT Multi Harapan Utama. Salah satu langkah yang dilakukan dalam upaya pemberdayaan masyarakat adalah melalui Program Sarana Air Bersih MHU untuk Masyarakat di PT Multi Harapan Utama.

Upaya inovasi dalam pemberdayaan masyarakat di area kegiatan pertambangan PT Multi Harapan Utama menjadi bukti tanggung jawab kepedulian perusahaan terhadap lingkungan. Berbagai inovasi dalam pelestarian lingkungan dapat dilaksanakan dengan adanya komitmen dan kesadaran lingkungan berbagai pihak PT Multi Harapan Utama. Selanjutnya, perseroan akan terus berupaya dalam pelestarian dan pengelolaan lingkungan untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat di lingkungan perusahaan.

Categories
Published

Berpola Pikir Masa Depan Menjadi Pemimpin Transformatif

PENULIS :

  • Dr. Alim Setiawan Slamet, S.TP., M.Si
  • Dr. Beginer Subhan, S.Pi, M.Si
  • Dr. Handian Purwawangsa, S.Hut, M.Si
  • Dr. Dra. Yusalina, M.Si.
  • Dr. Ujang Suwarna, S.Hut, M.Sc
  • Rici Tri Harpi n Pranata, S.Kpm, M.Si
  • drh. Bintang Nurul Iman
  • drh. Mas Taufiqqurrahman
  • Andita Ramadhanti, S.E
  • Nur Fajri Rahmawati, S.P
  • M. Isbayu, A.Md
  • Restu Rahmana Putra, S.E
  • Bintoro Pujo Prawiro, S.Pt
  • Munawaroh, S.E
  • Randi Satria Purnama
  • M. Syarif Hidayatulloh
  • Stendy Nur Taufiq

Ketebalan : 242 Halaman

Ukuran buku : A5 (21 cm x 14,8 cm) Harga : Rp. 100.000,-

ISBN : Dalam proses

Minat adalah kecenderungan hati yang tinggi terhadap sesuatu. Minat yaitu suatu rasa lebih suka dan rasa keterikatan pada suatu hal atau aktivitas, tanpa ada yang menyuruh. Minat pada dasarnya adalah penerimaan akan suatu hubungan antara diri sendiri dengan sesuatu di luar diri. Semakin kuat atau dekat hubungan tersebut, akan semakin besar minat. Minat berarti kecenderungan dan kegiatan yang tinggi atau keinginan yang besar terhadap sesuatu. Minat dapat menunjukkan kemampuan untuk memberi stimulasi yang mendorong seseorang untuk memperhatikan orang lain, sesuatu barang atau suatu kegiatan, dan sesuatu yang dapat memberi pengaruh terhadap pengalaman yang telah distimulasi oleh kegiatan itu sendiri.

Categories
Published

Extend penggantian High-performance Long-life Super Coolant Radiator Alat Berat

Details

Penulis:
Andriawan Fitrianto

Ketebalan : 59 halaman

Ukuran buku : A5 (21 cm x 14,8 cm)

Sinopsis :

PT. Mitrabara Adiperdana, Tbk selalu mengembangkan untuk menjadi koorporasi terkemuka berbasis energi yang ramah lingkungan. Salah satu upaya dalam mewujudkan usaha berbasis energi yang ramah lingkungan yaitu dengan melakukan program yang menunjang dalam pengelolaan lingkungan serta pengelolaan 3R limbah B3 di sekitar lokasi PT. Mitrabara Adiperdana, Tbk. Salah satu langkah yang dilakukan dalam upaya pengelolaan 3R limbah B3 adalah melalui program Extend penggantian High-performance Long-life Super Coolant Radiator Alat Beratdi PT. Mitrabara Adiperdana, Tbk.

Upaya inovasi dalam pengelolaan 3R limbah B3 di area lokasi pertambangan PT. Mitrabara Adiperdana, Tbk menjadi bukti tanggung jawab kepedulian perusahaan terhadap lingkungan. Berbagai inovasi dalam pelestarian lingkungan dapat dilaksanakan dengan adanya komitmen dan kesadaran lingkungan berbagai pihak PT. Mitrabara Adiperdana, Tbk. Selanjutnya, perseroan akan terus berupaya dalam pelestarian dan pengelolaan lingkungan untuk meningkatkan pengelolaan 3R limbah B3 selama kegiatan berlangsung.

Categories
Published

Pemanfaatan EBT Dari PLTS Untuk Sumber Energi Alternatif Pada Aktifitas Di Loa Kulu Coal Terminal (LKCT)

Penulis:
Dani Septianto, Sekar Jatiningtyas, Panji Satrio, Adi Rachmani, Aris Subagyo

Ketebalan : 60 halaman

Ukuran buku : A5 (21 cm x 14,8 cm)

Sinopsis :

PT Multi Harapan Utama selalu mengembangkan untuk menjadi perusahaan berbasis energi ramah lingkungan. Salah satu upaya dalam mewujudkan usaha berbasis energi ramah lingkungan yaitu melalui penerapan program yang menunjang dalam pengendalian pencemaran udara di sekitar lokasi PT Multi Harapan Utama. Salah satu langkah yang dilakukan dalam upaya pengendalian pencemaran udara adalah melalui program Pemanfaatan EBT Dari PLTS Untuk Sumber Energi Alternatif Pada Aktifitas Di Loa Kulu Coal Terminal (LKCT) di PT Multi Harapan Utama.

Upaya inovasi dalam pengendalian pencemaran udara di area kegiatan pertambangan PT Multi Harapan Utama menjadi bukti tanggung jawab kepedulian perusahaan terhadap lingkungan. Berbagai inovasi dalam pelestarian lingkungan dapat dilaksanakan dengan adanya komitmen dan kesadaran lingkungan berbagai pihak PT Multi Harapan Utama. Selanjutnya, perseroan akan terus berupaya dalam pelestarian dan pengelolaan lingkungan untuk meningkatkan pengendalian pencemaran udara selama kegiatan berlangsung.

Categories
Published

Pemanfaatan Kotoran Sapi Untuk Meningkatkan pH Air Settling Pond

Penulis:
Dani Septianto
Sekar Jatiningtyas
Panji Satrio
Adi Rachmani
Aris Subagyo

Ketebalan : 59 halaman

Ukuran buku : A5 (21 cm x 14,8 cm)

Sinopsis :

PT Multi Harapan Utama selalu mengembangkan untuk menjadi perusahaan berbasis energi ramah lingkungan. Salah satu upaya dalam mewujudkan usaha berbasis energi ramah lingkungan yaitu melalui penerapan program yang menunjang dalam pengelolaan lingkungan serta pengelolaan 3R Limbah Non Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di sekitar lokasi PT Multi Harapan Utama. Salah satu langkah yang dilakukan dalam upaya pengelolaan 3R Limbah B3 adalah melalui program Pemanfaatan Kotoran Sapi Untuk Meningkatkan pH Air Settling Pond di PT Multi Harapan Utama.

Categories
Published

Konservasi Ex-situ Rusa Sambar (Cervus Unicolor) di Loa Kulu


Penulis:
Andi Wijayanto
Sekar Jatiningtyas
Panji Satrio
Adi Rachmani
Aris Subagyo

Ketebalan : 59 halaman

Ukuran buku : A5 (21 cm x 14,8 cm)

Sinopsis :

PT Multi Harapan Utama selalu mengembangkan untuk menjadi perusahaan berbasis energi ramah lingkungan. Salah satu upaya dalam mewujudkan usaha berbasis energi ramah lingkungan yaitu melalui penerapan program yang menunjang dalam pengelolaan lingkungan serta pelestarian keanekaragaman hayati di sekitar lokasi PT Multi Harapan Utama. Salah satu langkah yang dilakukan dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati adalah melalui program Konservasi Ex-situ Rusa Sambar (Cervus Unicolor) di Loa Kulu.

Upaya inovasi dalam pelestarian keanekaragaman hayati di area kegiatan pertambangan PT Multi Harapan Utama menjadi bukti tanggung jawab kepedulian perusahaan terhadap lingkungan. Berbagai inovasi dalam pelestarian lingkungan dapat dilaksanakan dengan adanya komitmen dan kesadaran lingkungan berbagai pihak PT Multi Harapan Utama. Selanjutnya, perseroan akan terus berupaya dalam pelestarian keanekaragaman hayati.