Categories
Published

Balanipa: Jejak Perubahan dari Limbah Tali Kapal menjadi Berkah Berkelanjutan

Judul                      : Balanipa: Jejak Perubahan dari Limbah Tali Kapal menjadi Berkah Berkelanjutan

Kepengarangan       : Adi Firmansyah, Agit Kriswantriyono, Didik Suharjito, Ulfah Mubarokah, Elis Fauziyah

Ketebalan : 60 Halaman
Ukuran Buku A5 (21 cm x 14,8 cm) Harga : Rp. 200.000.

Program Balanipa telah menjadi bukti nyata bagaimana sebuah inovasi lokal dapat membawa perubahan yang begitu besar dan mendalam. Daur ulang limbah tali kapal yang diinisiasi melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) ini tidak hanya menjadi solusi lingkungan yang inovatif, tetapi juga berhasil menciptakan perubahan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan di Kabupaten Kutai Kertanegara. Lebih dari sekadar program pengelolaan limbah, Balanipa telah menjadi gerakan yang menggerakkan. Melalui edukasi dan transfer pengetahuan yang diberikan, kelompok ini tidak hanya berhasil mengolah limbah menjadi produk bernilai tinggi seperti tali rumpon, tetapi juga membangun rantai nilai baru yang mengubah pola pikir dan perilaku masyarakat setempat. Teknologi Barotech yang diperkenalkan berhasil meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi, sekaligus mengurangi dampak lingkungan dengan menekan emisi gas rumah kaca. Hal ini tidak hanya berdampak pada kelestarian alam, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi anggota kelompok dan masyarakat Desa Badak Baru secara luas.

Transformasi yang dibawa oleh program ini sangatlah signifikan. Dari Desember 2022 hingga Mei 2024, lebih dari 336.645 kg limbah tali kapal berhasil dikelola dan diolah. Hasilnya, emisi CH4 berhasil ditekan hingga 56,72 eqCO2, dan peralihan dari bahan bakar fosil ke listrik berpotensi mengurangi emisi hingga 3.073,59 kg CO2 per tahun. Semua ini bukan hanya tentang angka; ini adalah kisah tentang perubahan. Ini adalah cerita tentang bagaimana limbah yang dulunya tak dianggap kini menjadi pilar ekonomi desa, bagaimana perempuan-perempuan lokal bangkit menjadi penggerak perubahan, dan bagaimana seluruh komunitas bisa bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan.

Program ini bukan sekadar proyek sesaat—ini adalah langkah kecil yang berdampak besar, membangun masa depan yang berkelanjutan. Dari semangat gotong royong, muncul inovasi. Dari limbah, lahir berkah. Balanipa telah membuktikan bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil yang diambil bersama. Semoga kisah ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus berinovasi, memberdayakan, dan menjaga alam dengan penuh tanggung jawab. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *